Selasa, Maret 3, 2026
BerandaNasional51,8% Pengerjaan, Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II di Pacet Dipercepat 

51,8% Pengerjaan, Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II di Pacet Dipercepat 

Pacet, Kab. Bandung – Mimpi masyarakat Kampung Rumbia dan Kampung Cibutak di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, untuk memiliki akses penghubung yang lebih baik semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II, yang melintasi derasnya aliran sungai Citarum, terus dikebut dan menunjukkan progres yang menggembirakan. Pada hari Selasa, 03 Maret 2026, anggota Koramil 2416/Pacet Kodim 0624/Kab. Bandung, bahu membahu bersama Tim Asnik Puziad, para tukang ahli, dan warga setempat, kembali melanjutkan pengerjaan jembatan yang sangat dinantikan ini.

Kegiatan pembangunan dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dengan semangat gotong royong yang membara. Jembatan gantung ini memiliki spesifikasi lebar sungai 25 meter dengan kedalaman 2 meter, panjang bentang jembatan mencapai 50 meter, dan lebar 1,2 meter, dirancang untuk dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sehingga akan sangat membantu aktivitas sehari-hari masyarakat.

Hingga saat ini, progres pengerjaan jembatan gantung telah mencapai angka 51,8%, menunjukkan bahwa pembangunan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Keterlibatan berbagai unsur dalam pembangunan ini menjadi kunci keberhasilan, dengan rincian personel sebagai berikut: 4 orang anggota TNI dari Koramil 2416/Pacet, 2 orang ahli dari Tim Asnik Pusziad, 2 orang tukang profesional, 4 orang laden yang membantu pekerjaan berat, serta 10 orang warga masyarakat yang turut berpartisipasi aktif.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap II ini diharapkan tidak hanya mempermudah akses transportasi dan meningkatkan konektivitas antar kedua kampung, yaitu Kampung Rumbia RT.05 RW.08 Desa Sukarame dan Kampung Cibutak RT.01 RW.03 Desa Cikitu, namun juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Kehadiran jembatan ini akan memangkas waktu tempuh dan biaya transportasi, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pasar. Selain itu, jembatan ini juga akan mempererat tali silaturahmi antar warga kedua kampung, menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis dan solid.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments