OKU TIMUR, — Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 TA 2026, pembuatan sumur bor sebagai program unggulan TNI Angkatan Darat di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Hingga pukul 16.00 WIB, Senin (19/10), sumur bor di Sasaran V telah kokoh bertahan di angka 50 persen, menyamai kemajuan yang dicapai Sasaran I dan Sasaran IV. Kini, tiga dari lima titik pengeboran telah berada di tahap yang sama, menandakan struktur utama telah terpasang dan sumber air telah ditemukan.
Terlihat di lokasi Sasaran V, air bersih mulai memancar dari pipa pengeboran, menjadi tanda bahwa sumur tersebut telah mencapai lapisan air tanah yang stabil. Personel Satgas bekerja teliti memeriksa kualitas air, memastikan pipa penyangga terpasang tegak dan kokoh, serta menyiapkan fondasi bangunan pelindung sumur agar aman dan awet digunakan warga. Debu dan panas terik tidak menyurutkan semangat tim, karena melihat air mengalir jernih menjadi kepuasan tersendiri — bukti nyata bahwa kerja keras mereka berbuah manis.
Berdasarkan laporan perkembangan kegiatan, rincian kemajuan masing-masing titik sumur bor:
Sasaran I → 50%
Sasaran II → 0% (tahap survei & persiapan lokasi)
Sasaran III → 0% (tahap survei & persiapan lokasi)
Sasaran IV → 50%
Sasaran V → 50% (terus dijaga kemajuannya)
Dengan tiga titik telah berada di posisi setengah selesai, fokus pekerjaan kini beralih ke pemasangan peralatan pompa, uji debit air, serta penyelesaian struktur bangunan pelindung agar sumur dapat segera diserahkan dan digunakan warga secara mandiri. Sementara itu, tim survei terus menentukan lokasi terbaik untuk Sasaran II dan Sasaran III, guna memastikan seluruh wilayah Desa Mengulak dapat merasakan manfaat air bersih secara merata.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kemajuan Sasaran V menjadi kabar yang sangat menggembirakan:
“Pencapaian 50 persen di Sasaran V bukan sekadar angka, melainkan bukti ketekunan tim yang tidak kenal lelah. Kini tiga titik sumur sudah berada di garis yang sama sumber air ditemukan, struktur kokoh, dan tinggal melengkapi peralatan agar siap digunakan. Kami terus mengejar target ini tanpa mengurangi ketelitian. Setiap sumur harus kuat, airnya bersih, dan tahan digunakan bertahun-tahun ke depan. Sasaran II dan III juga sedang kami cari lokasi terbaiknya, agar tidak ada warga yang tertinggal dari akses air bersih ini,” ujar Letkol Arh Yusuf Winarno.
Kerja sama yang erat antara tim pengebor dan warga menjadi kunci laju kemajuan yang terus terjaga. Dengan semangat yang semakin membara, diharapkan seluruh sumur bor dapat segera selesai dan berfungsi penuh, menjadi warisan berharga bagi kesejahteraan dan kesehatan warga Desa Mengulak.(*)



