OKU TIMUR, — Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026, pengerjaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Ibnu di Desa Mengulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, terus berjalan secara bertahap dan teliti. Hingga pukul 16.00 WIB, Senin (19/10), kemajuan pengerjaan telah mencapai 17 persen, naik 2 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Terlihat di lokasi pekerjaan, fondasi bangunan kini semakin kokoh dan rapi. Personel Satgas bersama warga bekerja bahu-membahu sebagian mencampur adukan semen, sebagian lain menyusun batu bata dan menyempurnakan struktur pondasi, sementara yang lainnya menyiapkan kerangka kayu sesuai ukuran. Setiap bagian dikerjakan dengan ketelitian tinggi, memastikan fondasi berdiri tegak dan kuat, karena menjadi dasar utama kekuatan seluruh bangunan di atasnya. Meskipun cuaca siang terasa cukup panas, semangat seluruh tim tidak surut, menyadari bahwa rumah yang sedang dibangun ini akan menjadi tempat berlindung yang layak bagi keluarga Bapak Ibnu.
Bapak Ibnu tampak menyaksikan setiap proses pembangunan dengan penuh rasa syukur dan harap:
“Saya sudah lama ingin memperbaiki rumah ini, namun kemampuan saya belum memungkinkan. Ketika terpilih menjadi penerima bantuan TMMD, hati saya sangat senang sekaligus bersyukur. Melihat fondasi mulai terbentuk rapi begini, saya makin yakin keluarga saya akan segera memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI dan tetangga yang ikut membantu. Saya berjanji akan merawat rumah ini sebaik mungkin setelah selesai, agar anak-anak saya bisa tumbuh besar di tempat yang layak,” ungkap Bapak Ibnu dengan tulus.
Dibandingkan dengan empat unit rumah penerima manfaat lainnya, rumah Bapak Ibnu berada pada tahap yang stabil dan terus meningkat di bawah rumah Bapak Yulianto (28%), Bapak Jualian Saputra (21%), Bapak Eko Irawan (20%), serta Bapak Rodialloh (15%). Setiap rumah memiliki kondisi dan tantangan masing-masing, sehingga pengerjaan dilakukan secara bertahap tanpa mengorbankan kualitas.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa ketelitian di setiap tahap adalah jaminan kualitas jangka panjang:
“Angka 17 persen ini adalah fondasi kehidupan baru bagi Bapak Ibnu dan keluarganya. Kami tidak akan terburu-buru setiap batu yang dipasang, setiap lapisan yang diaduk, harus kuat dan tahan lama. Rumah ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat berlindung dan tumbuh berkembang bagi anak-anaknya. Tetap pertahankan ketelitian ini, dan pastikan hasilnya membanggakan,” ujar Letkol Arh Yusuf Winarno.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, diharapkan struktur rumah Bapak Ibnu dapat segera naik ke tahap pemasangan dinding dan rangka atap, sehingga ia beserta keluarganya dapat segera menempati hunian yang layak, sehat, dan membanggakan.(*)



