BANYAUASIN – Semangat kerja keras dan kebersamaan terus ditunjukkan oleh Satgas TMMD ke-127 Kodim 0430/Banyuasin bersama masyarakat dalam pengerjaan jalan desa di Wonosari Rukun Makmur. Hingga saat ini, progres pembangunan jalan tersebut telah mencapai sekitar 90 persen, menandai kemajuan signifikan dalam rangka mendukung akses transportasi dan perekonomian warga setempat. Sabtu (7/3).
Sejak awal pengerjaan, anggota Satgas bersama warga desa secara bergotong royong melakukan pengerjaan fisik, mulai dari penggalian, pemadatan tanah, hingga pemasangan batu dan pengecoran jalan. Pekerjaan ini dilakukan secara intensif dan terus dikebut agar target penyelesaian tepat waktu dapat tercapai, mengingat jadwal penutupan TMMD semakin dekat.
Di tengah cuaca yang cukup menantang, kekompakan dan semangat kerja sama yang tinggi menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan jalan desa ini. Selain mempercepat proses pengerjaan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, memperkuat rasa kebersamaan dalam membangun desa.
Dansatgas TMMD 127, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, S.E., M.H.I., M.Han., menyampaikan bahwa target pembangunan jalan di Wonosari Rukun Makmur ini sangat penting dan harus selesai tepat waktu. Ia menegaskan bahwa seluruh tim di lapangan bekerja keras dan fokus agar proses pembangunan berjalan lancar dan hasilnya memenuhi standar kualitas.
“Progres sudah mencapai 90 persen, dan kami akan terus bekerja keras hingga seluruh pekerjaan selesai sebelum waktu yang ditentukan. Semangat kebersamaan dan kerja keras dari seluruh anggota Satgas dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Dansatgas menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan jalan ini tidak hanya meningkatkan akses transportasi, tetapi juga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian dan mobilitas warga desa. “Kami berharap, dengan selesainya jalan ini, roda perekonomian dan aktivitas masyarakat akan semakin lancar dan desa Wonosari semakin maju,” tambahnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi dan gotong royong mampu mempercepat pembangunan infrastruktur desa secara efektif dan efisien. Dengan target selesai sebelum penutupan TMMD, diharapkan seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.(*)



