SUMBA BARAT DAYA – Kabar gembira terus datang dari pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 1629/SBD. Pembangunan sumur bor yang menjadi sasaran utama dan paling dinantikan manfaatnya oleh masyarakat Desa Umbu Wangu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, terus menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Hingga Sabtu (16/05/2026), proses pengeboran terus berlanjut secara intensif, menembus lapisan demi lapisan tanah dan bebatuan dengan kedalaman yang semakin bertambah, seiring upaya tak kenal lelah Satgas TMMD untuk menemukan sumber mata air yang melimpah dan berkualitas baik.
Mesin pengeboran beroperasi terus-menerus, suara deru mesin terdengar bersahutan menandakan kerja keras yang sedang berlangsung. Para personel teknis Satgas TMMD terlihat sigap, cekatan, dan penuh ketelitian mengawaki peralatan tersebut. Mereka bekerja secara bergantian, memantau setiap perubahan kondisi tanah dan batuan yang terangkat ke permukaan, serta memastikan seluruh peralatan berfungsi prima tanpa kendala teknis. Di sela-sela pekerjaan, terlihat pula warga masyarakat yang ikut mendampingi dan membantu pekerjaan pendukung, menunjukkan betapa besar perhatian dan harapan warga terhadap proyek strategis ini.
Hingga hari ini, kedalaman pengeboran telah mencapai angka yang cukup signifikan, menembus lapisan tanah keras dan formasi batuan yang cukup menantang. Meski medan geologis wilayah ini dikenal cukup sulit dan memerlukan ketekunan ekstra, namun kemajuan yang dicapai sejauh ini sangat memuaskan dan berjalan sesuai rencana teknis. Setiap tahapan dikerjakan dengan standar presisi tinggi, mulai dari penurunan pipa pelindung lubang bor, sirkulasi air pembilas, hingga pemantauan indikasi keberadaan air tanah. Langkah-langkah ini dilakukan untuk menjamin bahwa nantinya air yang diperoleh memiliki debit yang stabil, bersih, dan layak dikonsumsi dalam jangka panjang.
Pembangunan sumur bor ini merupakan jawaban nyata atas permasalahan klasik yang selama ini membelenggu kehidupan warga Umbu Wangu dan sekitarnya, yaitu keterbatasan akses air bersih, terutama saat memasuki musim kemarau. Kini, dengan progres yang terus meningkat dan semakin mendekati titik potensi air, harapan besar masyarakat untuk segera memiliki sumber air sendiri, tidak perlu lagi berjalan jauh, dan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga, pertanian, maupun peternakan, semakin menjadi kenyataan yang nyata. (and)



