OKU TIMUR, 20 Oktober 2026 — Setiap pagi, Bapak Yulianto adalah orang pertama yang menyaksikan perubahan di halaman rumahnya. Dulu tempat ini hanya berisi bangunan tua yang sudah rapuh, dinding yang berlubang, dan atap yang sering bocor saat hujan. Kini, di hadapannya berdiri bangunan baru yang kokoh, rapi, dan tegak sebuah rumah yang layak untuk keluarganya tinggali. Bagi Bapak Yulianto, dinding yang naik perlahan ini bukan sekadar bangunan, melainkan harapan baru yang tumbuh setiap hari.
“Saya sebenarnya sudah lama ingin memperbaiki rumah ini, tapi belum mampu. Dulu kalau hujan deras, saya dan anak-anak harus pindah tidur di tempat yang kering karena banyak bagian yang bocor. Saya sering khawatir, takut bangunan ini tidak kuat menahan angin atau hujan. Ketika saya terpilih menerima bantuan ini, rasanya seperti mimpi. Sekarang melihat dindingnya berdiri tegak dan kokoh begini, saya tidak bisa berkata-kata selain berterima kasih. Setiap hari saya melihatnya tumbuh, dan hati saya semakin tenang anak-anak saya akan tumbuh di tempat yang aman,” ungkap Bapak Yulianto dengan mata berkaca-kaca.
Ia ikut membantu semampunya menyediakan air, menyapu halaman, mengangkat material ringan, atau sekadar menyapa dan berterima kasih kepada para personel Satgas dan warga yang datang membantu. Bagi Bapak Yulianto, kehadiran mereka terasa seperti keluarga sendiri yang datang membantu tanpa pamrih.
“Mereka bekerja dengan sungguh-sungguh, tidak peluh mengeluh meski cuaca panas. Mereka menyusun dinding ini seolah-olah untuk rumah mereka sendiri. Saya berdoa setiap hari, semoga Tuhan membalas kebaikan mereka semua. Nanti setelah selesai, saya akan menjaga rumah ini sebaik mungkin tidak akan saya biarkan rusak, agar tidak mengecewakan usaha Bapak-bapak TNI dan tetangga yang telah membantu saya,” tambahnya.
Bapak Yulianto bersabar menunggu proses pembangunan yang bertahap ini. Ia mengerti bahwa rumah yang kuat tidak dibangun dalam sehari, dan ia lebih memilih menunggu asalkan hasilnya kokoh dan aman bagi keluarganya. Harapannya sederhana nanti malam tidak perlu lagi khawatir hujan, dan anak-anaknya bisa tidur nyenyak di tempat yang layak.(*)



